Aku sekarang masih sama seperti aku yang dulu-dulu. Masih tergantung dengan orang tua di usiaku yang sudah melebihi seperempat abad. Masih belum bisa menghasilkan apa-apa seperti teman-temanku yang lain yang sudah bekerja dan membahagiakan orangtuanya dengan uang jerih payah mereka sendiri. Aku masih seperti dulu, masih harus didorong dari belakang agar bisa maju ke depan. Masih harus sering disentil karena terlalu menikmati berada di area nyamanku. Masih suka mencari kesenangan, jalan-jalan, makan-makan tanpa memikirkan susahnya orangtua membanting tulang. Masih suka berdiam diri di kamar, sibuk dengan benda berlayar dan tombol-tombol tempat jemariku menari di atasnya, atau sibuk berbaring hingga tertidur membuang-buang waktu begitu saja. Overall, aku masih sama seperti aku yang dulu..
Tapi aku tersadar saat secara iseng melihat foto-foto di facebook sejak tahun 2008 dulu. Ya! Di sana aku sangat berbeda dari aku yang sekarang. Aku yang dulu terlalu menutup diri. Terlalu sungkan memulai pembicaraan dan membuka diri kepada orang lain. Aku yang dulu mengangap orang lain itu bukan siapa-siapa, walaupun mereka teman sebangkuku saat kuliah. Kapan aku merasa berubah? Mungkin sejak PKP (Praktek Kerja Profesi) yang mengharuskan aku berhadapan dengan orang asing bersama bermasalahannya. Mungkin karena sejak itu aku mulai mengenal teman-teman kuliahku dengan lebih dekat karena kami diharuskan tinggal dalam satu rumah selama dua bulanan lebih. Mengenal karakter masing-masing, belajar membuka diri dan bekerja sama. Yah betul kata dosenku. Setelah PKP setiap dari kami akan berubah menjadi lebih matang. Dan aku merasakan perubahan itu, setidaknya matang dalam bersikap dan berpikir.
Perjalanan hiduplah yang merubah orang lain menjadi individu baru. Pengalaman hidup bertemu dengan orang baru, melihat lingkungan baru, memahami kehidupan orang lain, dan ujian hidup dariNYA. Perubahan itu tidak hanya dirinya saja yang merasakan, tapi juga orang lain yang mengenal dirinya. Is it true huh? Mungkin aku masih pendiam, tapi aku bisa dengan mudah membuka diri jika ada orang yang memutar gagang pintunya. Dan aku masih belajar membagi masalahku dengan orang lain yang sejujurnya masih sulit aku lakukan.
kayanya kita ini klo ngaca emg rasanya msh useless bgt jd org..tp ingat bhw ga ada org yg sama sekali useless...smw pasti punya 'kesibukan' masing2. meskipun cm bikin teman senyum, at least we make it. :) tetap semangat,mba piet. ;)
BalasHapusiya betul lin. setiap manusia pasti bermanfaat untuk manusia lainnya.. :)
HapusSemangat juga linaaa... ;)